Bumi Sini

Bumi sini
Bumi penuh debu
Katanya ada permata di sebalik debu itu.
Namun tak ku ketemu.

Bumi sini
Aku temui Tuhan di perantaranya
Namun gagal ku lihat Islam dalam diri
Cuma yg ada
Silam yg gemilang
Serta keangkuhan yg membunuh silam itu.

Bumi sini
Bumi mulia
Tapi maafkan aku
Aku tak bisa melihat mulia itu
Yg aku lihat cuma hina
Hina kerna manusia
Hina kerna aku juga manusia hina.

Bumi sini
Persinggahan aku
Tak sampai ke hujung
Namun syukur Tuhan
Aku temui cinta
Cinta hakiki

Bumi sini
Aku sayang
Namun sedalam sayang aku pada bumi ini
Ada lagi bumi yg mengikat aku
Maafkan aku
Aku tak bisa melerai
Cinta aku untuk bumi disana.

Bumi sini
Andai mampu aku tinggalkan memori
Biarkan memori itu terus tertawa.
Aku mahu toleh
Dan tatkala itu.
Biarkan tolehan aku bermakna
Kerna ada cahaya di situ
Cahaya ukhwah
Cahaya cinta
Cahaya agung redhaan Ilahi

Bumi sini
Jejakku mungkin singkat
Mungkin juga terhencut
Mungkin jua tersungkur
Namun aku pasti
Parut dari luka di bumi ini
Pasti menjadi hiasan
Di bumi sana

Ya Tuhan
Biarkan aku berdiri di laut bumi sana.
Memandang laut bumi sini
Dan biarkan tika itu
Aku mampu melihat dengan mata hati
Dan biarkan juga.
Tika aku berdiri di bumi sana
Aku mampu melihat cahaya di bumi sini
Indah nian
Dan jangan biarkan
Hadir penyesalan
Kerna aku
Masih ingin melangkah
Gagah
DenganMu disisi
Di bumi yg mana jua

16042014, Wed
01:40
-Masih di bumi sini
-Masih melihat bumi sana dari laut bumi sini
-Masih tersungkur rebah namun sudah punya tongkat untuk bangkit.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s